Dalam sistem CVT mobil, komponen-komponen tertentu berperan penting untuk menghasilkan pengalaman berkendara yang halus dan efisien. Komponen-komponen tersebut meliputi pulley variator, sabuk baja atau rantai, valve body, ECU (Electronic Control Unit), dan beberapa komponen lainnya.
Salah satu transmisi otomatis yang terkenal adalah CVT. Transmisi jenis ini mengandalkan perpindahan yang dihasilkan dari perubahan diameter sepasang puli. Biasanya komponen ini dikenal dengan nama “drive” dan “driven pulley”. Kedua komponen ini mengikuti putaran mesin mobil. Lalu disambungkan dengan alat bernama belt atau sabuk baja.
Secara umum Gambar skematik dari CVT terdiri pulley penggerak, pulley yang digerakkan dan sabuk seperti yang terlihat pada Gambar 1. Gambar 1. CVT pada motor matik. Secara ringkas cara kerja CVT tersebut adalah sebagai berikut: a. Poros input tersambung langsung ke poros mesin sehingga bila mesin berputar cepat maka akan berdampak
Jangan lupa siapkan juga lap bersih serta kuas cat, sehingga lebih dimudahkan nantinya. 3. Bersihkan CVT. Langkah terakhir tinggal lakukan bongkar penutup CVT dengan peralatan yang dibutuhkan, setelah semua terbuka maka dilanjutkan untuk membersihak setiap komponen yang sudah terlepas.
Debu merupakan salah satu musuh utama dari beberapa komponen yang ada di CVT motor matic. "Seperti pada roller dan kampas ganda, debu bisa membuat kedua part itu enggak maksimal bekerja," buka Muhammad Faiz, Owner D'Kutic, dikutip dari GridOto. Baca Juga: Slang Kecil Bening di CVT Ini Bikin Bingung Pemilik Motor Matic, Padahal Fungsinya Penting
w8sqvAs.
gambar komponen cvt dan fungsinya